MERESPON ISSU PENCURIAN ORGAN TUBUH TKI DI MALAYSIA

Hasanain Juaini
PANCANGKAN BENDERA PERANG !
(Langkah Strategis membangun Bangsa)

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

I. Clip Satu:

Tiga orang hamba Allah, asal Lombok, mencari nafkah di rantauan. Ditengarai sedang hendak berbuat jahat lalu dieksekusi dan matilah mereka.
* Benarkah demikian? Sudah adilkah perlakuan yang diterimanya? Dan bagaimana kita harus bersikap dalam clip pertama kasus ini? Jawaban jelas: Serahkan kepada mekanisme hukum yang sudah disepakati dan mari kkita tuntut keadilan sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.

II. Clip dua:

Tiga jenazah, yang kini telah menjadi hak Allah. Tidak ada hak bagi siapapun baik orang, lembaga sampai negara maupun seluruh duniapun untuk melakukan apapun selain mengembalikannya kepada asal muasal penciptaannya, Kubur.
* Kalau benar hasil otopsi dokter bahwa organ tubuh mereka telah dicuri, maka INILAH MAKAR YANG TELAH MENEMBUS BATASAN KESABARAN. Bagaimana merespon hal ini?:

a. Haram hukumya memaafkan pencurian HAK ALLAH. kita bukan pemiliknya maka tak ada hak untuk memaafkannya. Hak Allah harus dibela, jika tidak lekas dan lekas hapus kata IMAN dan ISLAM dari KTP dan mulut anda;

b. Organ2 tubuh manusia tiada tolok ukur harganya, maka Kitab Suci menegaskan tidak ada harga yang padan untknya sekalipun dengan bulatan dunia ini;

c. Pelakunya tentu bukanlah sebuah negara, tetapi oknum penduduk negara itu, jika negaranya membela para pelaku laknat itu, maka negara tersebut telah memproklamirkan keterlibatannya;

d. Jika kita sebagai saudara korban, dan daerah sebagai tempat korban hidup dan dilahirkan serta Pemerintah yang memikul tanggung jawab untuk melindungi korban HIDUP atau MATI membiarkan para pelaku pencurian organ tubuh itu, maka secara hukum dan moral telah menyandang predikat: Sindikat penjualan hak-hak Allah;

III. Clip Tiga:

Baiklah kita tunggu pengumuman secara resmi dan jika diPeti-Eskan, maka saya serukan kita WAJIB menuntut agar diumumkan se-apa adanya.

Jika terbukti benar pencurian organ tubuh itu, maka ini adalah bagian dari ALASAN KEIMANAN dan MORALITAS untuk kita “MEMANCANGKAN BENDERA PERANG” sampai batas tertentu pelakunya dibekuk. Kalau tidak, maka kita tidak memiliki pilihan lain selain menjalankan perintah Allah: Kami (Allah) WAJIBkan atas kalian untuk menerapkan Nyawa dibalas nyawa, Mata dengan mata, Telingan dengan telingan, Hidung dengan hidung, luka dengan luka untuk diterapkan QISHOS…

TAHUKAH ANDA DIMANA AYAT ITU BERADA? : Di dalam surat Al-Maidah yang berarti “Hidangan” seolah-olah sedang menggambarkan kita sedang berada dalam suasana sebagai tumpukan makanan yang menunggu saat-saat ORANG JAHANNAM menyantap kita.

Jika anda selalu ingat tahun 45?, Tahun kemerdekaan kita maka ketahuilah ayat itu berada pada nomor 45, seakan mengisyaratkan bahwa “DISINILAH BANGSA INI SEDANG DIUJI APAKAH MENTALNYA MERDEKA ATAU MENTAL BUDAK”

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: